Sekda Aceh Selatan Membuka Pelaksanaan Sub PIN Polio

0




SamudraNews.com | Aceh Selatan-Aceh, Sekda Aceh Selatan, Cut. Syazalisma S. STP, mewakili  Bupati Tgk.Amran membuka acara pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang diselenggarakan oleh UNICEF Aceh bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Aceh Selatan, kegiatan digelar di SDN 7 Tapaktuan, Senin (12/12/2022).

Dalam sambutan nya Sekretaris Daerah (Sekda)Aceh Selatan Cut Syazalisma S.STP , menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu tepatnya pada pertengahan Oktober 2022, Indonesia dikejutkan oleh laporan temuan kasus lumpuh layu akut di Aceh, berdasarkan pemeriksaan lanjutan dikonfirmasi bahwa anak usia 7 tahun asal Kabupaten Pidie tersebut terinfeksi virus polio tipe 2.

"Temuan ini ditetapkan sebagai kejadian luar biasa ( KLB) sebagaimana penjelasan dari Menteri Kesehatan RI melalui Dirjen pencegahan dan pengendalian penyakit" ujarnya.

Lanjutnya, Indonesia sebelum nya telah dinyatakan eraditasi Polio atau sudah bebas sama sekali dari Virus Polio. Maka temuan satu kasus saja dapat di tetapkan sebagai kejadian luar  biasa. 

"Pemerintah melalui Kementerian kesehatan RI, yang melaksanakan kunjungan ke Aceh pada awal Desember lalu, dalam rangka  pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional polio bersama  PJ. Gubenur Aceh, serta seluruh Bupati dan  Walikota se Aceh serius merespon temuan kasus polio yang terjadi di  Pidie" imbuhnya. 

Oleh karena itu, kata Sekda, dalam rangka penanggulangan kejadian luar biasa ini, di perlukan kegiatan Outbreak Response Immunizaton (ORI)  atau waImunisasi  masal yang  merata di seluruh Aceh melalui Pemberian Tetesan manis Polio. 

"Kegiatan ini akan  berlangsung selama satu  pekan mulai  tangal 12 sampai dengan tangal 19 Desember 2022, dengan  sasaran Anak usia satu  hari hingga 12 tahun, dengan target  95 % , putaran  kedua  subpin polio akan di laksanakan pada januari 2023" katanya lagi.

Untuk kita ketahui bersama bahwa sanya penyakit Polio tidak dapat di sembuhkan, namun  dapat di cegah dengan cara  imunisasi,di Aceh Selatan sendiri cakupan imunisasi dapat di katakan  belum Optimal sehingga dapat menimbulkan resiko timbul nya penyakit  yang sama. 

"Untuk mencapai target yang telah di tentukan, dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak dalam  memberikan edukasi dan sosialisasi tentang manfaat pemberian tetes manis polio, dengan  memberikan tetesan manis polio sedini mungkin akan dapat mencegah penyebaran wabah polio dan melindungi  Anak anak  di Aceh Selatan yang  kita  cintai ini" harapnya. 

Acara tersebut,turut dihadiri oleh Forkopimda plus, Aceh selatan Ketua TP PKK,Aceh Selatan, ketua Perset, Ketua Cabang  Bayang Kari, ketua Darma wanita, Kepala SKPK, Camat dan Unsur Muspika Serta perwakilan  dari  Unicef.

| Tini

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)